Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 9 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kaltim Astri Nurfianti4 November 20233

    Revisi Perda Pendidikan Solusi Putus Sekolah di Kaltim

    Salehuddin menegaskan pentingnya memberikan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak di Kaltim.
    putus sekolah di kaltim
    Salehuddin, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalimantan Timur (.Inet)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Samarinda – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, merencanakan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16/2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan sebagai solusi untuk mengatasi masalah tingginya angka putus sekolah di Kaltim.

    Salehuddin mengutarakan keprihatinannya terhadap ribuan anak di Kaltim yang terpaksa harus putus sekolah mereka dan berpendapat bahwa perubahan dalam peraturan pendidikan sangat penting untuk mengurangi tingkat putus sekolah di wilayah tersebut.

    “Pertama, kita harus melakukan evaluasi. Salah satunya pada regulasi yang berlaku,” ucap Salehuddin (4/11/2023).

    Salah satu perubahan utama yang direncanakan adalah mengevaluasi persentase jumlah siswa yang kurang mampu yang harus diterima di sekolah. Saat ini, hanya 20 persen anak kurang mampu yang diizinkan menerima pendidikan formal berdasarkan peraturan yang berlaku.

    Salehuddin berupaya untuk meningkatkannya menjadi 30 persen, karena kesulitan ekonomi adalah penyebab utama.

    “Tapi kita mencoba untuk bisa naik ke angka 30 persen. Sebab salah satu alasan putusnya sekolah itu karena faktor ekonomi,” katanya.

    Salehuddin menegaskan pentingnya memberikan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak di Kaltim. Kemudian berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya ini.

    Melalui langkah-langkah ini, ia berharap dapat secara bertahap mengurangi tingkat putus sekolah di Kaltim. Demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di wilayah tersebut.

    “Kita mau, angka putus sekolah bisa terus turun. Meskipun secara bertahap,” tandasnya.

    DPRD Kaltim Pendidikan KAltim Perda Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleFitri Maisyaroh Bagikan Tips Kunci Bahagia dalam Majelis Ta’lim
    Next Article Kaukus Muda Rumah Demokrasi Ajak Mahasiswa Menjadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

    Related Posts

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Rumah Aspirasi Firnadi Ikhsan Rawat Semangat Merdeka dan Cinta Rasul di Kukar

    14 Agustus 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.