Jakarta – Ribuan orang dari berbagai elemen masyarakat mengisi suasana demonstrasi di depan Gedung DPR di Jakarta sejak pagi ini, Kamis (22/08/2024).

Aksi demonstrasi ini alam rangka menolak pengesahan Revisi UU Pilkada.

Sidang Paripurna DPR hari ini awalnya untuk mengesahkan RUU Pilkada yang digodok kilat Baleg DPR, pada Rabu (21/08/2024) kemarin.

Joko Anwar Protes Revisi UU Pilkada

Di antara pengunjuk rasa terdapat sutradara Joko Anwar, yang mengaku hadir guna memprotes “permainan penguasa” yang “brutal”.

“Jadi mau sampai kapan kita seperti ini? Kita nantinya akan jadi onggokan benda yang tidak punya kuasa sebagai rakyat. Padahal kita yang memberikan mereka kekuasaan, kita yang memilih. Ya harus turun ke jalan,” paparnya kepada BBC News Indonesia.

“Selama ini kan bersuara apa pun di sosial media sudah enggak ada gunanya, apalagi di masa-masa post-truth. Secara fisik menunjukkan kita berada di satu tempat, bersatu, bahwa kita masih punya kekuatan,” sambungnya.

Pengunjuk Rasa Nyanyikan Lagu Agak Laen di Depan DPR

Kemudian para pengunjuk rasa menyanyikan lagu ‘Agak Laen’ saat berdemo di depan gedung DPR di Senayan, Jakarta pada Kamis (22/08/2024).

Mereka menolak revisi UU Pilkada oleh DPR yang akan menganulir keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60 dan Nomor 70 Tahun 2024 tentang ambang batas pencalonan di Pilkada Serentak 2024.

“Kita sebenarnya sangat berharap wakil-wakil kita di dalam sana, bisa mendengar aspirasi kita. Kalau mereka merasa mewakili rakyat, ya rakyatnya ini datang. Datang untuk menyampaikan bahwa tolonglah kalau kita sama-sama sepakat bahwa putusan MK adalah yang paling tinggi. Mari kita patuhi sama-sama,” ungkap Arie Kriting.

Kemudian rapat paripurna tersebut ditunda karena jumlah anggota legislative yang tidak memenuhi kuorum.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version