Sangatta – Tak lagi hanya menjadi slogan, mutu layanan kesehatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini telah mendapat pengakuan resmi. Dinas Kesehatan Kutim memastikan bahwa seluruh puskesmas di wilayah tersebut kini telah terakreditasi minimal tingkat madya, sebuah capaian yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam standar pelayanan publik.

Dari total 22 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan, sebanyak 16 unit berhasil meraih akreditasi paripurna, sementara sisanya memperoleh akreditasi madya dan utama. Proses penilaian dilakukan oleh lembaga independen yang ditunjuk Kementerian Kesehatan, mencakup aspek penting seperti mutu layanan, keselamatan pasien, hingga pengelolaan fasilitas kesehatan.

“Akreditasi bukan sekadar label, tapi bentuk pengakuan bahwa layanan di puskesmas sudah memenuhi standar nasional,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, saat dikonfirmasi di Ruang Kerjanya, Selasa (18/11/2025).

Sumarno menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kutim dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berstandar tinggi dan terpercaya. Menurutnya, puskesmas sebagai lini pertama dalam sistem kesehatan nasional harus memiliki standar pelayanan yang unggul agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.

“Puskesmas adalah garda terdepan sistem kesehatan. Kalau mutunya baik, kepercayaan masyarakat pasti meningkat,” tambahnya.

Keberhasilan ini juga tak hanya menyasar fasilitas milik pemerintah. Dinas Kesehatan Kutim kini turut mendorong klinik swasta dan klinik pratama untuk mengikuti proses akreditasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mutu layanan kesehatan bisa dirasakan secara merata oleh seluruh warga, baik di wilayah perkotaan maupun pedalaman.

“Tujuan akhirnya adalah pemerataan kualitas. Tidak boleh ada perbedaan antara layanan di kota dan di pedalaman,” tegas Sumarno, menekankan pentingnya kesetaraan dalam pelayanan publik.

Dengan seluruh puskesmas telah mengantongi akreditasi, Kutim memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang sukses melaksanakan program peningkatan mutu layanan publik di Kalimantan Timur. Pencapaian ini juga membuka peluang besar bagi daerah tersebut untuk meningkatkan peran strategisnya dalam pembangunan kesehatan berbasis masyarakat yang profesional, kredibel, dan mengedepankan keselamatan pasien. (ADV).

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version