LOA JANAN – Warga RT 4, Desa Loa Duri, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dibuat panik dengan kemunculan ulat bulu dalam jumlah cukup banyak di lahan kosong yang berada di tengah permukiman warga
Kemunculan ulat bulu tersebut telah berlangsung sekitar lima hari terakhir. Ulat terlihat memenuhi lahan kosong berukuran sekitar 10 x 20 meter. Awalnya, keberadaan ulat hanya terlihat menempel di sekitar daun dan semak-semak yang tumbuh di lahan tersebut.
Namun, dari hari ke hari, ukuran ulat semakin besar dan jumlahnya semakin banyak
Keberadaannya juga mulai merambah ke sekitar rumah warga sehingga menimbulkan kekhawatiran.
Kartini, salah seorang warga, mengatakan kemunculan ulat tersebut awalnya tidak terlalu dikhawatirkan karena hanya berada di sekitar lahan kosong. Namun, kondisi berubah ketika ulat mulai bergerak mendekati rumah warga
“Awalnya ulatnya kecil dan putih, hanya menempel di sekitar daun. Sekarang semakin besar dan banyak. Kami juga mulai melihat ulat masuk ke sekitar rumah,” ujar Kartini
Warga sempat berupaya mengatasi kemunculan ulat tersebut dengan melakukan penyemprotan menggunakan racun rumput. Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan kemunculan ulat yang masih terus terlihat di sekitar lahan
Menurut warga, ulat bulu lebih banyak muncul ketika memasuki waktu senja hingga malam hari. Kondisi tersebut membuat warga semakin waspada karena ulat dapat bergerak keluar dari lahan kosong menuju lingkungan rumah.
Kekhawatiran warga juga dipicu oleh bulu yang terdapat pada tubuh ulat. Warga khawatir bulu tersebut dapat menyebabkan rasa gatal apabila terkena kulit, terutama jika mengenai anak-anak yang bermain di sekitar rumah
Selpi, warga lainnya, mengaku sempat panik ketika seekor ulat tiba-tiba merambat ke tubuhnya saat sedang tidur pada malam hari.
“Saya sedang tidur, tiba-tiba ulat tersebut merambat ke kaki. Saya langsung panik,” ungkap Selpi
Sementara itu, Kartini mengaku keberadaan ulat tersebut membuat dirinya dan keluarga tidak lagi merasa tenang saat hendak tidur. Ia bersama keluarga harus terlebih dahulu memeriksa bagian dalam dan luar rumah untuk memastikan tidak ada ulat yang masuk
“Sekarang sebelum tidur kami harus memantau dinding dan bagian luar rumah. Kami pastikan tidak ada ulat, tetapi ketika malam tiba-tiba bisa muncul di tempat tidur atau dinding karena rumah memiliki banyak celah yang memungkinkan ulat masuk,” katanya
Hingga kini, ulat bulu masih terlihat di sekitar lahan kosong tersebut. Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan penanganan agar keberadaan ulat tidak semakin meluas ke permukiman dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama anak-anak,” ungkap Kartini
