Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Selasa, 8 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pendidikan Dian18 Juli 202556

    Mahasiswa KKN-T FPIK UB Cegah Stunting dengan Dimsum Ikan Lele Daun Kelor

    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Pasuruan – Upaya pencegahan stunting di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, mendapat sentuhan kreatif dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) kelompok 28 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) Malang. Mereka menggelar pelatihan pembuatan dimsum berbahan ikan lele dengan fortifikasi daun kelor, Rabu (16/7/2025).

    Program bertema Gemar Ikan ini melibatkan ibu-ibu kader posyandu, PKK, serta anak-anak balita sebagai peserta. Tujuannya tidak hanya memberikan edukasi gizi, tetapi juga praktik langsung membuat makanan sehat dan bergizi yang disukai anak-anak.

    Lutfi Ni’matus Salamah, S.Pi., M.Eng., dosen pembimbing KKN-T FPIK UB, menjelaskan bahwa ikan lele dipilih karena mudah diperoleh di Desa Bandaran dan mengandung protein hewani, omega-3, kalsium, serta zat besi yang penting untuk tumbuh kembang anak.

    “Ikan lele dipilih karena mudah didapat di Desa Bandaran dan kaya nutrisi seperti protein hewani, omega-3, kalsium, serta zat besi yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Tak hanya itu, dimsum juga diperkaya dengan tambahan daun kelor yang dikenal kaya vitamin dan mineral, seperti vitamin A, C, dan zat besi, sehingga makin melengkapi nilai gizi dalam setiap sajian,” ungkap Lutfi, Selasa (12/8/2025).

    Pelatihan dimulai dengan demonstrasi interaktif pembuatan dimsum, di mana ibu-ibu kader posyandu langsung mempraktikkan proses pengolahan daging lele, pencampuran bahan termasuk daun kelor halus, hingga pengukusan dan penyajian. Antusiasme terlihat saat para peserta mencicipi hasil olahan yang lezat dan bergizi, bahkan anak-anak balita turut menikmati.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran orang tua akan pentingnya gizi seimbang di masa pertumbuhan emas anak. Pengenalan makanan bergizi yang menarik seperti dimsum ikan lele dengan daun kelor menjadi strategi efektif untuk mendorong anak gemar makan ikan, sekaligus memperkaya asupan nutrisi keluarga.

    Program ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN-T FPIK UB dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting serta memperkuat ketahanan gizi masyarakat di Desa Bandaran.

    Cegah Stunting Daun Kelor Desa Bandaran Dim Sum Ikan Lele
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKonservasi Pesut Mahakam Perlu Perlindungan Habitat
    Next Article Wabup Kukar Salurkan Bantuan Pertanian di Dua Kecamatan

    Related Posts

    Dr. Yessi Herlina Dorong Kepala Sekolah Jadi Agen Perubahan untuk Membangun Pendidikan Berkarakter

    31 Agustus 2026

    Pelatihan Mushaf Qur’an Isyarat Jadi Jalan Tunarungu Sampang Lebih Dekat dengan Al-Qur’an

    9 Agustus 2026

    Jumat Bersih Satukan Keluarga Besar SMANSATARA

    31 Juli 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026

    Bupati Subandi Minta P2CKTR Perkuat Layanan dan Inovasi

    2 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.