Javasia.idJavasia.id
    Trending

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Minggu, 25 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Ekonomi dexpert10 Juni 202312

    Ancaman Kenaikan Harga Kopi Robusta Akibat Cuaca Ekstrem

    Permintaan Biji Robusta kian meningkat. Biji Robusta menyumbang 40% dari produksi kopi dunia, sementara 60% sisanya dari biji arabika
    kopi robusta dan arabica
    Ilustrasi kopi Robusta dan Arabica (.inet)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Jakarta – Gangguan produksi biji kopi robusta di negara-negara penghasil besar seperti Vietnam dan Indonesia terancam oleh cuaca panas yang sangat ekstrem yang disebabkan oleh fenomena El Nino. Baru-baru ini, wilayah Asia Tenggara mengalami kondisi cuaca yang sangat panas, bahkan mencatatkan rekor suhu tertinggi pada pertengahan bulan Mei.

    Akibatnya, harga kopi robusta terancam melonjak. Asia, secara umum, lebih menyukai Robusta daripada Arabika, dan dengan demikian permintaan Robusta tumbuh dengan kecepatan yang jauh lebih cepat.

    Adapun biji Robusta terkenal dengan karena karakteristiknya yang pahit dan keasaman yang lebih tinggi, mengandung lebih banyak kafein daripada kopi arabika premium yang lebih mahal. Bila produksinya menurun, harga kopi instan dan espresso yang sering dibuat dengan biji robusta dapat melonjak di tengah permintaan pasokan yang tinggi. Ini kemudian mendorong konsumen beralih ke arabika.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Di seluruh Asia Tenggara, kondisi El Niño dikaitkan dengan curah hujan di bawah rata-rata dan suhu yang lebih tinggi, yang keduanya menekan produksi kopi,” kata laporan BMI tersebut, seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (10/6/2023).

    Adapun Vietnam, Indonesia, dan Brasil adalah produsen robusta terbesar, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian.

    “Kami memperhatikan hujan lebat di Indonesia selama Q123, yang berdampak negatif pada kualitas biji kopi, dengan USDA memperkirakan penurunan sekitar seperlima dalam produksi kopi robusta,” kata para analis.

    Carlos Mera, kepala pasar komoditas pertanian di Rabobank memperkirakan penurunan produksi sebesar 10% menjadi 11,2 juta kantong robusta pada panen mendatang.

    Sementara itu, permintaan Biji Robusta kian meningkat. Biji Robusta menyumbang 40% dari produksi kopi dunia, sementara 60% sisanya dari biji arabika. Meskipun kualitas arabika lebih tinggi, tekanan ekonomi global meningkatkan permintaan ke arah robusta.

    Sementara itu, harga kopi Robusta baru-baru ini melonjak ke level tertinggi dalam 15 tahun, sebesar $2.783 (Rp41,43) per ton menjelang akhir Mei. Sedangkan, premium harga biji arabika anjlok ke level terendah sejak 2019 karena melonjaknya permintaan biji kopi yang relatif lebih murah.

    Natalia Gandolphi, analis di Intelijen Pasar Global HedgePoint, memperkirakan defisit 4,16 juta karung robusta untuk periode Oktober 2023 hingga September 2024.

    El Nino adalah fenomena cuaca yang biasanya membawa kondisi yang lebih panas dan lebih kering dari biasanya ke Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur. Ilmuwan iklim memperkirakan bahwa El Nino tahun ini dapat turun pada paruh kedua tahun 2023.

    Cuaca Ekstrem El Nino kopi Robusta Samudera Pasifik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePesawat Lion Air Rute Bengkulu-Jakarta Mendarat Darurat di Palembang?
    Next Article Kolaborasi KLHK, BRGM, dan PTFI Pulihkan Ekosistem Mangrove di Kaltim

    Related Posts

    Bank Sidoarjo Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

    20 Oktober 2026

    HIPPI Kaltim dan Majelis Tinggi Kerabat Kesultanan Kutai Rintis Pasakutuan Saudagar, Perkuat Ekonomi Daerah

    10 Oktober 2026

    SIGAP Koperasi Kutim Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini

    9 Oktober 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.