Penulis: Lutfi

Sangatta – Ribuan pasang mata terpesona menyusuri jejak panjang peradaban Islam dalam sebuah pameran edukatif yang digelar selama enam hari di area Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta. Pameran yang bertajuk “Jejak Peradaban Islam dari Nabi Muhammad SAW hingga Kutai Timur” ini resmi ditutup pada Sabtu (22/11/2025), setelah mencatat total kunjungan sebanyak 7.502 orang. Diselenggarakan sejak 16 November 2025, pameran tersebut menyuguhkan miniatur peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam serta kisah masuknya Islam ke wilayah Kutai Timur. Dengan pendekatan visual yang kuat, kegiatan ini menyasar kalangan pelajar dan masyarakat umum, membangkitkan minat belajar sejarah Islam melalui media yang menarik dan kontekstual. “Antusiasme masyarakat…

Read More

Sangatta – Dalam upaya menjaga warisan budaya lokal tetap hidup dan berkembang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan program strategis khusus untuk tahun 2026. Fokus utama program ini adalah pelatihan profesional bagi para pelatih seni tradisional di wilayah Kutim. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah untuk menjadikan seni tradisional sebagai bagian penting dalam pembangunan karakter generasi muda. “Untuk tahun 2026, kami sudah memplot program khusus untuk melatih para pelatih seni tradisional secara profesional. Mereka harus terstandarisasi, punya kompetensi kuat, dan mampu membina generasi berikutnya. Ini investasi…

Read More

Sangatta – Seperti gema nenek moyang yang hidup kembali di atas panggung terbuka, penampilan Tari Hudoq menjadi sorotan utama dalam penutupan Festival Pesona Budaya Kabupaten Kutai Timur pada Minggu (23/11/2025). Ribuan warga yang memenuhi arena festival tampak terpukau menyaksikan ritual yang sarat makna itu, digelar sebagai simbol doa agar masyarakat memperoleh panen yang melimpah serta terhindar dari hama perusak tanaman. Di hadapan Bupati Kutai Timur, unsur Forkopimda, dan jajaran tamu undangan, para penari Hudoq dari sub-etnis Dayak Bahau dan Modang tampil dengan kostum tradisional yang mencolok. Mereka mengenakan topeng kayu berukir yang memadukan citra hama tanaman dan satwa liar—ikonografi yang…

Read More

Sangatta – Di balik penutupan Pameran Sejarah Islam di Masjid Agung Al-Faruq, Sabtu (22/11/2025), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur membawa kabar penting: dua buku sedang dalam proses penyusunan untuk mendokumentasikan perjalanan sejarah dan kekayaan budaya lokal. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab dalam memperkuat identitas daerah serta menyajikan narasi sejarah Kutim dalam format yang edukatif dan mudah diakses generasi muda. “Buku pertama akan mengulas bagaimana Islam masuk dan berkembang di Kutim, dari masa dakwah awal hingga peran tokoh lokal. Sementara buku kedua akan membahas beragam seni dan kebudayaan…

Read More

Sangatta – Sebuah inovasi pendidikan sedang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Lewat pendekatan visual yang lebih ramah anak, Disdikbud berencana memproduksi animasi sejarah kebudayaan Islam di Kutim sebagai media pembelajaran alternatif yang inklusif dan menyenangkan. Inisiatif ini diumumkan oleh Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, saat menghadiri penutupan Pameran Sejarah Islam di Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta, pada Sabtu (22/11/2025). “Kami ingin memberikan pendekatan edukasi yang lebih masif, inovatif, dan mudah dipahami anak-anak. Maka dari itu, kami sedang merancang animasi atau kartun yang menggambarkan sejarah kebudayaan Islam di Kutai Timur,” ujarnya. Mulyono menjelaskan bahwa media animasi…

Read More

Sangatta – Festival Pesona Budaya Kutim 2025 resmi dibuka di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Jumat (21/11/2025). Dalam suasana meriah yang dibalut semangat kebudayaan, Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menegaskan pentingnya kehadiran museum sebagai pondasi pelestarian identitas daerah. “Museum bukan hanya tempat menyimpan benda, tapi tempat menyimpan jiwa Kutai Timur,” ujarnya di hadapan pengunjung festival. Pernyataan Mahyunadi disampaikan saat meresmikan Galeri Pusaka Budaya yang hadir dalam dua tenda khusus dalam festival tersebut. Menurutnya, galeri ini bukan sekadar pameran, melainkan langkah awal membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap nilai-nilai warisan leluhur yang mulai terpinggirkan. Mahyunadi menilai museum sebagai ruang penting untuk edukasi, dokumentasi,…

Read More

Sangatta – Di tengah upaya membangun kemandirian pangan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur merancang program ambisius untuk mencetak lahan sawah baru seluas 1.151 hektare yang tersebar di lima kecamatan. Usulan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kutim serius memperkuat fondasi pertanian lokal dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. Diusulkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kutim, wilayah Bengalon menjadi yang terbesar dengan luas 571 hektare, disusul Long Mesangat 217 hektare, Sandaran 152 hektare, Busang 121 hektare, dan Telen 90 hektare. Rencana ini telah disusun berdasarkan analisis potensi lahan serta kesiapan wilayah yang dinilai strategis untuk pertanian. “Usulan ini bagian dari upaya…

Read More

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah konkret dan sistemik dalam menanggulangi persoalan anak tidak sekolah (ATS) melalui program Strategi Anti Anak Tidak Sekolah atau SITISEK. Inisiatif ini dirancang sebagai solusi menyeluruh yang menekankan perbaikan internal dan sinergi eksternal, dengan target ambisius menurunkan ATS hingga 90 persen dalam kurun satu tahun. Dukungan penuh datang dari Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, pendekatan strategis seperti SITISEK harus dikawal bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan. “Kita tidak bisa lagi menanggapi masalah anak tidak sekolah sebagai isu pinggiran. Ini soal masa depan Kutim.…

Read More

Sangatta Utara – Di tengah upaya menekan produksi sampah plastik sekali pakai, Kecamatan Sangatta Utara menunjukkan langkah kecil namun signifikan. Camat Hasdiah Dohi kini menggunakan gelas pribadinya dalam aktivitas sehari-hari di kantor, sebuah simbol komitmen terhadap pengurangan sampah plastik yang mulai diterapkan dari ruang kerja sendiri. “Setiap hari saya pakai gelas sendiri. Ini bagian dari kebiasaan yang ingin kami tanamkan di lingkungan kerja,” ujar Hasdiah saat ditemui pada Jumat (21/11/2025). Inisiatif tersebut menjadi bagian dari pendekatan lebih luas yang digagas Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara untuk mengurangi ketergantungan terhadap air minum kemasan dalam botol plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, kantor kini…

Read More

Sangatta Utara – Dalam semangat membangun dari akar rumput, Sangatta Utara kembali menghidupkan pos keamanan lingkungan (pos kamling) sebagai bentuk nyata gotong royong di tengah masyarakat. Inisiatif ini bukan sekadar nostalgia masa lalu, tapi bagian strategis dari percepatan Program Kampung Beragam yang kini mulai menyentuh puluhan Rukun Tetangga (RT) di wilayah tersebut. Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menjelaskan bahwa pengaktifan pos kamling dilakukan secara kolaboratif bersama unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta perusahaan besar seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Kolaborasi ini dirancang untuk mendorong kemandirian RT dalam menjaga keamanan, ketertiban, hingga pembinaan sosial lingkungan. “Koordinasi…

Read More