Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 9 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kutim Lutfi12 November 2025618

    DPUPR Kutim Gunakan MTU, Latih Tukang Konstruksi hingga Pelosok

    Mobile Training Unit (MTU) Dinas PU Kutim
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Sangatta – Tak hanya membangun infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini juga membangun kualitas manusianya. Melalui peluncuran Mobile Training Unit (MTU), dinas ini menembus batas geografis demi memberi pelatihan langsung bagi tenaga kerja konstruksi di pelosok wilayah.

    Plt Kepala DPUPR Kutim, Joni Abdi Setia, mengatakan MTU adalah terobosan untuk menjangkau dan melatih pekerja konstruksi secara langsung di seluruh kecamatan. “Mobil ini untuk menjembatani teman-teman yang ada di 18 kecamatan, supaya bisa kita jangkau, supaya bisa kita latih, supaya bisa nanti tenaga kerja itu tersertifikasi,” ujar Joni pada Rabu (12/11/2025) di Sangatta.

    MTU adalah kendaraan pelatihan keliling yang dilengkapi fasilitas praktik dan pembelajaran untuk mendukung peningkatan kompetensi para tukang. Didesain untuk “menjemput bola”, program ini menjadi solusi atas tantangan jarak dan akses pelatihan formal yang selama ini dirasakan warga pedalaman.

    Menurut Joni, meskipun baru satu unit yang dimiliki saat ini, DPUPR Kutim tetap optimis bisa menjangkau seluruh kecamatan. Ia menjelaskan, MTU hanya salah satu dari beberapa metode pelatihan yang dijalankan. “Selain MTU, model-model pelatihan konvensional juga tetap kita laksanakan,” tambahnya.

    Upaya ini tidak hanya soal peningkatan keterampilan, tetapi juga bertujuan untuk menanamkan kepatuhan terhadap regulasi konstruksi di kalangan pekerja. “Yang sudah kita sampaikan tadi, mereka patuh terhadap regulasi juga salah satunya, juga mendapatkan keterampilan,” tegas Joni.

    Langkah ini mendapat sambutan positif, terutama dari masyarakat di daerah yang sebelumnya kesulitan mengakses pelatihan bersertifikasi. Selain meningkatkan profesionalisme, kehadiran MTU juga diyakini akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan infrastruktur di seluruh Kutim.

    Dengan pendekatan kolaboratif dan program pelatihan yang menjangkau akar rumput, DPUPR Kutim mengukuhkan komitmennya untuk membentuk SDM konstruksi yang andal dan sesuai standar nasional. (ADV).

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDPUPR Kutim Dorong Sertifikasi Konstruksi Lokal Lewat Sosialisasi
    Next Article DPUPR Kutim Targetkan Sertifikasi 200 Pekerja Konstruksi Lokal

    Related Posts

    DPRD dan Pemkab Kutim Fokus Perkuat Regulasi

    6 Mei 2026

    7.500 Lebih Kunjungi Pameran Kebudayaan Islam Kutim di Masjid Al Faruq

    23 November 2025

    Disdikbud Kutim Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Seni 2026

    23 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026

    Bupati Subandi Minta P2CKTR Perkuat Layanan dan Inovasi

    2 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.