Javasia.idJavasia.id
    Trending

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Senin, 26 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kukar Alawi Mohammad15 Oktober 2026895

    Kukar Bersiap Operasikan 70 Dapur MBG, SPPG Wilayah 3T Jadi Perhatian

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Sunggono usai rapat koordinasi LPTQ Kukar di Gedung Sekretariat LPTQ Kukar, Kamis (15/10/2026).
    Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Sunggono usai rapat koordinasi LPTQ Kukar di Gedung Sekretariat LPTQ Kukar, Kamis (15/10/2026).
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    TENGGARONG – Sekitar 70 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dibangun di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ditargetkan mulai beroperasi paling lambat akhir 2026.

    Pengoperasian ini menjadi bagian dari upaya memperluas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk menjangkau masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan perkembangan tersebut saat diwawancarai pada Kamis (15/10/2026), menyusul kunjungan Direktur Manajemen Risiko Badan Gizi Nasional (BGN) RI beserta rombongan ke Kantor Bupati Kukar, Selasa (13/10/2026).

    Pertemuan yang berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar tersebut membahas koordinasi dan penguatan pelaksanaan program strategis nasional MBG, terutama terkait kelanjutan operasional dapur SPPG yang telah dibangun.

    Sunggono mengatakan, sebelumnya sejumlah dapur SPPG belum dapat difungsikan karena adanya kebijakan moratorium.

    APadahal, sebagian fasilitas tersebut telah selesai dibangun dan tinggal menunggu kebijakan untuk memulai pelayanan.

    “Semua dapur SPPG yang sudah terbangun di Kukar, khususnya yang jumlahnya sekitar 70-an itu, insyaallah semuanya akan dioperasikan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, pengoperasian dapur tersebut tidak disertai penambahan SPPG baru.

    BGN akan memprioritaskan fasilitas yang sudah tersedia dan memenuhi persyaratan untuk mulai menjalankan pelayanan.

    “Yang akan dioperasikan atau diizinkan untuk dibuka adalah yang sudah terbangun selama ini, sudah selesai, sudah terverifikasi, dan sudah masuk dalam portal BGN,” jelasnya.

    Menurut Sunggono, proses tersebut penting agar operasional SPPG berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan BGN.

    Dengan demikian, fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

    Terkait waktu pelaksanaan, Pemkab Kukar menargetkan pengoperasian dapur-dapur tersebut dapat terealisasi sebelum pergantian tahun.

    Target itu menjadi tindak lanjut dari komitmen yang disampaikan BGN dalam koordinasi bersama pemerintah daerah.

    “Paling lambat sampai akhir tahun,” kata dia.

    Selain pengoperasian dapur di kawasan aglomerasi, perhatian juga diberikan kepada SPPG di wilayah 3T.

    Sunggono menyebut, dari 20 SPPG yang masuk dalam kebijakan pembukaan layanan di Kukar, sebanyak 17 di antaranya berada di wilayah tersebut.

    Pembukaan SPPG di wilayah 3T secara seremonial dilaksanakan di Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana.

    Sejumlah lokasi lain yang disebut dalam program ini meliputi Kecamatan Tabang, Kenohan, Muara Muntai, Anggana, serta Muara Janggut.

    Keberadaan SPPG di wilayah tersebut diharapkan memperluas jangkauan pelaksanaan MBG, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan dengan tantangan geografis.

    Pemerataan layanan menjadi salah satu aspek penting agar pelaksanaan program tidak hanya terpusat di wilayah yang mudah dijangkau.

    Pemkab Kukar akan terus berkoordinasi dengan BGN terkait tahapan pengoperasian, sehingga dapur yang telah selesai dibangun dan memenuhi persyaratan dapat segera difungsikan.

    “Insyaallah seluruh dapur SPPG, baik yang berada di daerah 3T maupun aglomerasi, yang sudah terbangun di Kukar akan dioperasikan,” tutupnya. (Adv/Diskominfo/Kukar).

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePersiapan MTQ ke-46 Kaltim Capai 80 Persen, Kukar Evaluasi Lokasi Lomba
    Next Article Dukcapil Kukar Susuri Wilayah Laut, Permudah Urusan Dokumen Warga Pelosok

    Related Posts

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.