Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pendidikan Dini19 Mei 202518

    Yusuf Suharto Tekankan Peran Guru NU dalam Dakwah Aswaja

    Dewan Pakar PC Pergunu Jombang KH. Dr. Yusuf Suhartono saat menjadi Narasumber PKGNU angkatan 1 di Gresik, Sabtu (17/5/2025)
    Dewan Pakar PC Pergunu Jombang KH. Dr. Yusuf Suhartono saat menjadi Narasumber PKGNU angkatan 1 di Gresik, Sabtu (17/5/2025)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Gresik – Dalam suasana hangat dan penuh semangat keilmuan, KH. Dr. Yusuf Suharto menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan Pendidikan Kader Guru Nahdlatul Ulama (PKGNU) angkatan pertama yang digelar di Pesantren Ihyaul Ulum, Gresik, pada Sabtu (17/5/2025). Ulama sepuh yang juga dewan pakar PC Pergunu Jombang ini menyampaikan urgensi peran guru NU sebagai penjaga dan penyebar nilai-nilai Aswaja di tengah tantangan zaman.

    PKGNU yang diinisiasi oleh Pengurus Wilayah Pergunu Jawa Timur ini dihadiri ratusan guru dari berbagai kota/kabupaten se-Jatim. Para peserta mendapatkan materi strategis terkait fikrah dan harakah Aswaja, dua prinsip dasar Nahdlatul Ulama yang harus dipahami dan diamalkan oleh setiap kader pendidik NU.

    Dalam pemaparannya, Yusuf mengangkat sejarah perdebatan antara tokoh-tokoh besar NU seperti Kiai Wahab Hasbullah dan Kiai Bisri Syansuri dengan tokoh Muhammadiyah, Kiai Abdul Mu’ti. “Perbedaan pendapat adalah hal biasa di kalangan ulama. Yang terpenting adalah sikap saling menghargai dan tetap dalam bingkai ukhuwah,” katanya.

    Ia kemudian menjelaskan konsep Fikrah Nahdliyah sebagai kerangka berpikir NU yang diperkenalkan oleh KH. Ahmad Shiddiq dan kemudian diformalkan dalam Munas Alim Ulama 2006. Penjelasan ini menjadi pengantar bagi pentingnya pemahaman mendalam terhadap Aswaja agar dapat diwariskan secara tepat kepada generasi berikutnya.

    Kesan positif datang dari peserta, seperti Irma dari PC Pergunu Tuban. “Materinya sangat dalam dan membuka wawasan baru. Penjelasannya mudah dipahami,” ungkapnya. Hal senada disampaikan Wasil, Ketua Pergunu Bangkalan, yang merasa semakin memahami konsep Aswaja setelah mendengar uraian Yusuf Suharto.

    Kendati usianya tak lagi muda, Yusuf Suharto tetap aktif menulis buku, mengisi forum ilmiah, dan membina generasi penerus. Menurutnya, guru adalah kunci dakwah Aswaja yang efektif, karena memiliki kedekatan dengan siswa dan pengaruh langsung dalam pembentukan karakter.

    “Dengan kaderisasi guru NU ini, kita sedang menyiapkan generasi pendidik yang mampu menanamkan nilai Aswaja dengan cara yang relevan dan membumi,” pungkasnya, yang juga dikenal sebagai dosen di Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto.

    PKGNU ini bukan hanya forum pelatihan, tetapi juga panggung konsolidasi ideologis dan kebudayaan, memperkuat jati diri NU di tengah arus globalisasi yang menantang.

    Aswaja dan Guru NU Jawa Timur NU PKGNU 2025 Yusuf Suhartono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRatusan Kader Pergunu Jatim Ikuti Pengkaderan Guru NU di Gresik
    Next Article PBJSN dan Wabup Sidoarjo Sinergi Lestarikan Kesehatan Tradisional

    Related Posts

    Safari Pendidikan Hukum Muhammadiyah Mojokerto Perkuat Perlindungan Peserta Didik di Sekolah

    20 Juli 2026

    Desa Ketapang Terapkan Posyandu Terintegrasi 6 Bidang SPM, Perkuat Layanan Dasar Menuju Zero Stunting

    16 Juli 2026

    FPIK UB dan UIN Malang Dampingi UMKM Kopi dan Olahan Lele Raih Sertifikasi Halal

    7 Juli 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.