TENGGARONG – Inovasi BUNGA DESAKU (Narahubung Adminduk Desa dan Kelurahan) menjadi salah satu upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan hingga ke pelosok desa.
Melalui inovasi ini, narahubung di tingkat desa dan kelurahan membantu masyarakat memperoleh informasi serta memfasilitasi pengurusan dokumen kependudukan.
Dengan demikian, warga tidak harus selalu menempuh perjalanan jauh ke kantor Disdukcapil untuk mendapatkan pendampingan pelayanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kukar, Muhammad Iriyanto, mengatakan BUNGA DESAKU menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan.
Inovasi tersebut juga mewakili Kukar dalam ajang Penjaringan Peserta Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (PEPES IKAN PEDA) tingkat kabupaten/kota se-Kalimantan Timur tahun 2026.
Disdukcapil Kukar telah mengikuti tahapan presentasi yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur pada 8 Oktober 2026.
“Alhamdulillah, Kukar kemarin sudah masuk dan lolos administrasi untuk kategori multi kanal layanan. Kemarin juga sudah kami presentasikan mewakili Kukar di tingkat provinsi,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, perluasan akses pelayanan menjadi perhatian Disdukcapil Kukar karena kebutuhan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan harus dapat dilayani melalui berbagai kanal, tidak hanya mengandalkan layanan daring.
Keberadaan narahubung di desa dan kelurahan diharapkan membantu warga yang mengalami kendala dalam mengakses layanan online maupun belum memahami prosedur pengurusan dokumen kependudukan.
“Inovasi kami ini berdampak sangat luas bagi masyarakat, karena layanannya terbuka untuk semua pihak sampai di tingkat desa, di pelosok sekalipun,” jelasnya.
Melalui BUNGA DESAKU, masyarakat dapat memperoleh informasi dan pendampingan terkait pengurusan dokumen kependudukan melalui narahubung yang tersedia di wilayah masing-masing.
Pendekatan ini diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan warga, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
Iriyanto menyebut, peningkatan kualitas pelayanan adminduk juga dilakukan melalui berbagai program lain, termasuk kerja sama dengan rumah sakit untuk mempermudah pengurusan dokumen kependudukan bagi warga Kukar.
Melalui kerja sama tersebut, warga yang melahirkan di rumah sakit mitra dapat mengurus akta kelahiran anak sebelum meninggalkan rumah sakit.
Dokumen lain yang dibutuhkan, seperti Kartu Identitas Anak (KIA), juga dapat diproses melalui mekanisme pelayanan yang telah disiapkan.
Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Disdukcapil Kukar untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat.
Iriyanto berharap pengembangan inovasi pelayanan dapat membantu masyarakat memperoleh dokumen kependudukan dengan lebih mudah, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil.
“Harapan kami, layanan ini bisa terbuka aksesnya bagi semua pihak sampai di tingkat desa, di pelosok sekalipun,” tutupnya. (Adv/Diskominfo/Kukar).
