Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 9 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Opini Dini21 Agustus 20236

    Tak Perlu Bingung, Tak ada yang Paradoks

    Amirul Arifin
    Amirul Arifin
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Ijtihad terhadap suatu kebenaran akan menghasilkan keyakinan. Keyakinan perlu diperjuangkan. Perjuangan mempunyai resiko. Maka pejuang sejati tak akan pernah risau, karena paham betul medan yang dihadapi dan resiko di masa mendatang.

    Hasil ijtihad yang berbeda, akan sangat dipahami sebagai hazanah, sehingga pertentangan terhadap hasil ijtihad sahih akan diterima dan ditanggapi dengan ilmu. Hal ini tak akan menjelmakan perbedaan tersebut menjadi sebuah pertengkaran atau permusuhan. Prinsipnya berbeda itu biasa.

    Bagi yang tidak siap mengambil jalan tersebut bisa bisa akan frustasi atau bahkan mudah menyalahkan, atau malah yang lebih parah akan menstigma yang berbeda sebagai musuh. Berdiam diri atas sesuatu yang dijtihadi tidak benar memang lebih kecil resikonya, karena diam saja itu sudah baik, tapi tentu derajatnya berbeda dengan yang berpayah payah bersusah susah berteriak tentang sesuatu yang haq. Kebencian, umpatan dan cacian itu hanya bagian kecil dari perjuangan.

    Ada yang lebih dahsyat dari itu semua, kekerasan fisik dan mental bahkan _caracter asasination_ bisa saja terjadi. Sebagaimana yang terjadi pada KH. Abdussalam Shohib atau yang akrab dipanggil Gus Salam Pengasuh PP. Mambaul Maarif Denanyar yang sekaligus Wakil Ketua PWNU Jatim.

    Akibat sikap yang diambil dalam upaya iqomatul haq atas ijtihad yang diyakini, Beliau harus menanggung resiko berupa pemberhentian dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur yang masa khidmatnya akan segera berakhir di September 2023 mendatang.

    Ridlo terhadap ketentuan Allah SWT merupakan bagian dari akhlaq makhluq kepada Sang Kholiq Allah SWT.Berjuang iqomatul haq, merupakan upaya mengaktualisasikan perintah Allah SWT, ini juga merupakan akhlaq yang karim terhadap Allah SWT.

    Maka ilmu dan kesabaran sangat dibutuhkan untuk memandu keduanya.Yakin saja bahwa Allah SWT akan memudahkan jalan, jadi rileks saja, tidak perlu baper atau membawa bawa nafsu dan amarah, karena Allah SWT yang akan mengatur semuanya, manusia hanya butuh menjalani dengan istiqomah.

    Amirul Arifin Bani Suroto (Wakil Ketua PCNU Jombang 2017 – 2022)

    Amirul Arifin Gus Salam
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWartawan Tewas Korban Tabrak Lari, Srikandi: Jangan Ada Premanisme dan Intimidasi
    Next Article Selamat! Ini Komisioner Bawaslu Terpilih Mojokerto Raya

    Related Posts

    Keadilan untuk Anak, Bukan Sekadar Janji

    20 Agustus 2025

    Penarikan Royalti Musik Harus Lewat Jalur Sah

    4 Juli 2025

    Danantara dan Jalan Baru Menuju Good Governance di Indonesia

    20 April 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026

    Bupati Subandi Minta P2CKTR Perkuat Layanan dan Inovasi

    2 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.